Emansipasi wanita dapat diartikan sebagai
sejumlah usaha untuk mendapatkan hak dalam berbagai aspek atau persamaan
derajat bagi wanita. Di Indonesia, kita mengenal R.A. Kartini sebagai pejuang
emansipasi wanita. Tidak hanya Kartini, ada juga Dewi Sartika dan Maria Walanda
Maramis yang memperjuangkan hak-hak wanita di daerah masing-masing. Sekarang,
wanita sudah memiliki kebebasan dari hasil perjuangan tersebut seperti
kebebasan pendidikan, kebebasan politik. dan lain-lain.
Wanita Indonesia yang sekarang kerap dijuluki sebagai Kartini masa kini. Kartini masa kini identik dengan wanita-wanita mandiri, serta memiliki kecerdasan dan daya guna, artinya mampu memberikan manfaat baik untuk diri sendiri maupun lingkungan. Mereka banyak menghasilkan karya-karya yang mengharumkan nama bangsa, yang sebelumnya lebih banyak dipenuhi oleh pria.
Meski begitu, perlu adanya kesadaran bahwa wanita tetap memiliki kewajibannya masing-masing, sama halnya dengan pria. Tidak boleh semua pekerjaan dilimpahkan kepada wanita atau kepada pria karena memang keberadaan wanita dan pria adalah untuk saling mendukung, bukan mendominasi. Lantas, bagaimana seorang wanita Indonesia menjadi Kartini masa kini tanpa meninggalkan kewajibannya?
Dari sejumlah yang telah saya pelajari, saya ingin membagikan tips menjadi Kartini masa kini yang sukses. Meski tidak banyak, namun diharapkan dapat membantu banyak.
Pertama, menerapkan pola pikir yang rasional dan positif. Pola pikir rasional akan membantu kita menentukan mana yang jadi prioritas utama mana yang bukan. Pikiran positif juga akan membantu kita lebih fokus karena saat kita dipenuhi pikiran negatif, emosi kita tidak lagi memikirkan tugas-tugas utama melainkan hanya unek-unek. Pikiran positif juga akan menjaga kita tetap optimis untuk meraih mimpi meski tidak didukung orang lain.
Bersosialisasi dan rajin belajar. Dengan bersosialisasi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, pikiran kita akan semakin terbuka dan diperluas Namun, tetap harus selektif dalam bergaul. Rajin belajar akan membuka peluang bagi kita untuk berkarya lebih dengan menerapkan hal-hal yang telah kita pelajari.
Ketiga, mengembangkan pola hidup yang baik. Pola hidup yang baik berkaitan dengan, pola makan sehat, olahraga dan istirahat teratur, serta pemanfaatan waktu yang baik. Kebanyakan orang sukses terbiasa dengan pola hidup yang teratur dan baik. Mereka sudah membuat rencana untuk hari esok sehari sebelumnya. Dengan begitu, waktu dapat digunakan secara efisien dan tubuh tetap sehat meski jadwalnya padat.
Dan yang terpenting adalah mengetahui apa yang ingin dicapai dan mau terus berusaha untuk mencapainya. Tidak ada gunanya kita memiliki pola hidup yang baik, relasi yang banyak, ilmu yang tinggi, dan cara berpikir yang bagus jika kita tidak memiliki arah dan tujuan yang jelas. Memiliki sesuatu yang ingin dicapai akan memberikan sebuah target tersendiri bagi kita, sehingga tujuan kita jelas. Namn, hasrat untuk mencapai saja tidak cukup. Kita harus siap melalui berbagai kendala dan kegagalan yang akan menguji kita sehingga dapat dipercayakan dengan perkara yang lebih besar.
Sekian yang ingin saya sampaikan. Sejak dulu kita semua itu sama, hanya saja diberikan keahlian yang berbeda-beda agar dapat saling menolong dan menghargai. Mohon maaf apabila ada sejumlah hal yang kurang. Akhir kata saya ucapkan terima kasih.
Tulisan ini saya ambil dari naskah pidato yang saya buat untuk tugas Bahasa Indonesia. Meski telat, semoga dengan peringatan hari kartini kita dapat meneruskan misi beliau untuk membangun Indonesia dengan kesetaraan gender. Wanita dan pria, selama masih menjadi bagian dari bumi pertiwi ini, seharusnya mengharumkan bangsa dan negara melalui karya-karya yang membawa pembangunan dan kemajuan bagi Indonesia. Lakukanlah apa yang menjadi kewajibanmu dan gunakanlah hakmu dengan baik dan bertanggung jawab
Selamat Hari Kartini!
.
Comments
Post a Comment