Lampu merupakan sumber penerangan bagi manusia dalam
kehidupan sehari-hari. Diperlukan energi listrik yang kemudian dikonversikan
menjadi energi panas sehingga menghasilkan cahaya untuk menyalakan lampu.
Berikut adalah pemaparannya:
Contoh sederhana yang dapat digunakan adalah dengan
rangkaian seri ini. Konduktor, atau kabel, akan terhubung dengan baterai yang
menjadi sumber energi. Masing-masing ditempel di kedua kutub baterai dan
terhubung di lampu. Kabel ibarat saluran kosong, sehingga elektron dalam
baterai otomatis mengalir keluar menuju kutub positif yang kemudian bergerak ke
kutub negatif lalu keluar lagi dan seterusnya.
Elektron yang mengaliri kabel hingga mencapai lampu,
yang dalam kasus ini merupakan lampu pijar, akan memberikan energi pada lampu.
Energi listrik ini kemudian digunakan pada filamen. Filamen adalah logam
Tungsten atau Wolfram dalam bentuk kumparan yang penggunaannya dalam ruang
dengan kadar oksigen rendah. Energi akan membuat filamen panas sehingga
menghasilkan foton. Foton ini menjadi cahaya yang kita lihat pada lampu pijar.
Untuk mematikan
lampu, aliran listrik harus diputuskan. Ini dapat dilakukan dengan melepas
sambungan di kutub atau memotong kabel di pertengahan. Agar lampu dapat
dinyalakan dan dimatikan sesuai keinginan, dipasanglah saklar. Saklar adalah sebuah
perangkat yang digunakan untuk memutuskan jaringan listrik, atau untuk
menghubungkannya. Saklar dapat digunakan seperti ini karena memiliki konduktor
yang menjadi penyambung saat tombol ‘nyala’ ditekan dan terputus saat tombol
‘mati’ ditekan.
Begitulah cara
kerja lampu. Zaman semakin berkembang sehingga lampu pijar yang menggunakan
filamen diganti dengan lampu yang memanfaatkan gas neon. Akhir-akhir ini, lampu
dengan gas neon mulai ditinggalkan dan digantikan lampu LED yang lebih terang
dan hemat energi. Meski begitu, cara
kerjanya tidak jauh berbeda dengan lampu pijar, hanya penggantian filamen
menjadi gas neon yang kemudian diganti menjadi diode pancaran cahaya.
Tulisan ini juga saya ambil dari tugas Bahasa Indonesia saya yang tentunya masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu, diharapkan saran dan kritikan yang membangun agar saya bisa terus berkembang. Sekian dari saya, semoga bermanfaat!
Comments
Post a Comment